KUALA LUMPUR,SP.com – Negara bagian Malaka, Malaysia, tengah mempertimbangkan mendirikan sekolah khusus untuk siswa hamil.
Pembuatan sekolah ini bertujuan untuk mengurangi maraknya “pembuangan bayi”, dan nantinya sekolah itu hanya diperuntukkan bagi siswa hamil yang sudah menikah.
Otoritas Malaysia saat ini memang resah dengan meningkatnya jumlah bayi terlantar, yang sering dibuang dalam keadaan mati atau sekarat di jalan atau di tempat sampah.
Menteri Besar Malaka Mohamad Ali Rustam mengacu ke New Straits Times mengatakan sekolah merupakan tempat strategis menggalakkan gadis yang hamil untuk menikah. “Untuk siswa yang tidak menikah, mereka juga bisa bersekolah tapi dengan satu syarat, mereka harus menikahi ayah anaknya,” kata Ali ( Senin (26/7) seperti diberitakan tempo interaktif.
“Masalah ini menjadi semacam penyakit. Kita tidak bisa hanya berada di belakang dan berpikir ini bukan masalah kita,” ujar Ali. “Kasus pembuangan bayi biasanya terjadi di antara masyarakat Muslim, saat para remaja putus asa menyembunyikan kehamilan mereka. Beberapa di antara mereka juga dibuang oleh keluarganya".
Asia


NEW DELHI, SP.com - India telah tampil dengan laptop termurah di dunia, sebuah perangkat komputer layar sentuh berharga 35 dolar AS atau sekitar Rp 33.500.-
Pengadilan Malaysia menjatuhkan hukuman mati para majikan yang membunuh pembantunya yang asal Indonesia, Senin 19 Juli 2010.











Begitu banyak permasalahan yang ada di negeri yang mayoritas muslim ini. Namun, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, merangkum...
Geliat arus mudik semakin nampak di Pelabuhan Merak, Banten. Pada H-6, jumlah penyeberang yang memanfaatkan jasa penyeberangan di pelabuhan...
Banyak yang mempertanyakan apakah memang sistem politik gegap gempita seperti beberapa tahun terakhir yang hendak dibangun Indonesia. Wacana yang sudah...
Mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi mengimbau kepada para pemimpin bangsa untuk tidak hanya melakukan pencitraan diri, keluarga maupun kelompok....
Presiden SBY makin serius membahas pemindahan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta. Ia akan mengajak para menteri KIB Jilid II...