BUENOS AIRES — Maradona dan pasukan "Albiceleste" kembali ke Buenos Aires pada hari Minggu atau sehari setelah kekalahan timnya dari tim Jerman. Meskipun banyak yang kecewa dengan performa tim di bawah besutan bintang Argentina pada Piala Dunia 1986 ini, tak sedikit pula yang mendukung, dengan memanggil namanya.
Diego Maradona, mengatakan kepada media lokal, bahwa "kisahnya telah berakhir", meskipun asosiasi sepak bola lokal di Argentina dan seorang teman dekat mengatakan kepada Reuters, dia tidak dilengserkan.
"Sudah terlaksana, kisahku sudah berakhir," demikian tulis surat kabar Cronica, mengutip pernyataan Maradona, dua hari setelah Jerman membantai Argentina 4-0 pada perempat final Piala Dunia 2010. "Saya telah memberikan segala yang saya miliki."
Namun, seorang juru bicara Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengatakan, Maradona tidak diberhentikan. Presiden AFA Julio Crondona juga akan bertemu dengan Maradona seusai Piala Dunia.
Seorang teman dekat Maradona mengatakan kepada Reuters, "Saya belum bisa mengonfirmasinya. Itu (pengunduran) adalah sesuatu yang harus didiskusikan." Dia menambahkan, keputusan Maradona akan diumumkan dalam jumpa pers, tetapi tidak dikatakan kapan.
"Diego sedang berada di rumah bersama keluarganya," ucapnya.
Pada hari Senin (5/7/2010), asisten Maradona dan mantan rekan timnas, Alejandro Mancuso, mengatakan kepada radio lokal, dia yakin Maradona akan terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih.
"Bagi saya, Maradona hebat," ujar Enrique Gonzalez (40). "Dia memiliki banyak pengalaman bermain di Piala Dunia. Apa yang tidak dia ketahui tentang melatih berani dia lakukan sehingga bagi kami dia adalah pelatih terbaik."
Di sisi lain, ada juga yang mengakui kehebatannya sebagai pemain ketika membawa Argentina juara dunia 1986. Hanya, Maradona dinilai belum pantas menangani tim nasional.
"Dia adalah pemain terbaik, tetapi dia belum siap menjadi pelatih," ujar Jose Parra (40), seorang pekerja pabrik.
Maradona masih memiliki sebuah kesepakatan dengan AFA hingga tahun 2011, ketika Argentina menjadi tuan rumah Copa Amerika.(*)
Amerika


SAO PAULO, SP.com – Legenda Brasil, Pele, kembali melancarkan serangan terhadap pelatih Argentina, Diego Maradona, Senin (14/6). Menurut Pele, Maradona mengambil jabatan pelatih Albiceleste hanya karena tengah menganggur dengan butuh uang.
LOS ANGELES,SP.com - Hampir setahun the king of pop Michael Jackson tutup usia. Penggemar kini diizinkan memasuki area pusaranya, untuk memberi penghormatan.











'Kelakuan' pejabat Indonesia memang luar biasa. Tak hanya meminta pesawat menunda terbang, tetapi juga pernah meminta pesawat yang sudah...
Pemerintah kemungkinan akan memperpanjang masa berlakunya tanggap darurat di Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumut. Hal itu menyusul meletusnya kembali gunung...
Pemudik bermotor diminta tidak melanjutkan perjalanannya saat hujan turun. Hal ini dimaksudkan agar tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Komnas HAM menduga polisi telah melakukan pelanggaran HAM serius dalam kerusuhan di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang menewaskan 8...