ROMA, SP – Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke – 65, 17 Agustus 2010, mungkin sebagian orang melihat Indonesia sebagai Negara yang banyak masalah. Sebenarnya tidak! Ternyata, setelah berhasil melakukan reformasi di segala bidang dalam 10 tahun terakhir, bangsa Indonesia sekarang ini bisa bangga bahwa dunia kini memandang Indonesia sebagai teladan. Anggap saja, laporan ini menjadi kado kemerdekaan kita.
Eropa
5 Keteladanan Indonesia di Mata Dunia
London Ciptakan Kota Sehat Antimacet
SEMANGATPAGI.com - Di Jakarta, mimpi menjadikan sepeda sebagai moda transportasi umum memang masih jauh dari angan. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengindikasikan jumlah pengayuh kereta angin di Jakarta mencapai satu juta orang.
Untuk mengatasi kemacetan kota jakarta yang kian parah Fauzi Bowo berupaya untuk membangun jalur khusus sepeda yang nyaman. Mungkin seperti cara London ciptakan kota sehat antimacet.
Otoritas di kota London meluncurkan 6.000 sepeda untuk disewakan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan demi mengurai macet sekaligus mengampanyekan sepeda sebagai moda transportasi umum paling ramah lingkungan.
Melegenda, Paul Si Gurita Mau Dibeli Rp 515 Juta
MADRID, SP.com - Telegraph memberitakan, seorang pengusaha asal Spanyol siap membeli Paul Si Gurita, yang meramal "La Roja" akan menjadi juara dunia dan terbukti benar, dengan harga 38.000 poundsterling atau sekitar Rp 515 juta.
Menurut mereka, pengusaha itu menilai Paul berjasa kepada Spanyol dan yang akan digunakan sebagai maskot dalam acara yang berhubungan dengan keahlian memasak dan maskot acara-acara kuliner di Spanyol.
Acara memasak tahunan itu akan digelar pada bulan Agustus yang memfokuskan kepada masakan khusus gurita. Acara ini akan digelar di sebuah desa kecil Carballino, sebelah barat laut Spanyol.
Ide awal untuk menghargai Paul datang dari Wali Kota Carlos Montes, yang berharap keberadaan hewan tak bertulang belakang itu bisa menarik pengunjung.
Di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Paul meramal tujuh pertandingan kesebelasan nasional Jerman dan laga final antara Spanyol dan Belanda. Tak satu pun ramalan itu meleset. Nama Paul melegenda terutama ketika secara jitu menebak kemenangan Spanyol dari Belanda di final Piala Dunia Afrika Selatan.
Itu menjadikan Paul sangat terkenal dan, layaknya orang terkenal, selain banyak yang menggemarinya, tak sedikit yang ingin menghabisinya, terutama orang-orang yang tim kesayangannya gagal juara.
Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero bahkan sampai berniat mengirimkan pasukan khusus untuk menjaga Paul, yang berhabitat di Akuarium Oberhausen.
"Saya khawatir dengan gurita itu. Saya berpikir mengirimkan tim pengawal untuknya," kata Zapatero.
Selain itu, Menteri Lingkungan dan Perikanan Spanyol Elena Espinosa juga berniat mengajukan undang-undang perlindungan Paul dalam pertemuan menteri-menteri Eropa.
"Saya akan menghadiri pertemuan menteri Eropa dan akan mengajukan larangan menangkap Paul Si Gurita supaya orang-orang Jerman tak memakannya," ungkap Espinosa. (*)
Sang "Gurita Peramal" Terancam Digoreng Warga Jerman
Paul si Gurita Peramal membuat warga Jerman sakit hati. Sebelumnya Paul selalu memprediksi kemenangan Jerman di enam pertandingan. Termasuk dua laga sensasional saat tim Panser menumbangkan Inggris 4-1 dan Argentina 4-0.
Namun sebelum laga semifinal, Paul secara mengejutkan memilih Spanyol sebagai lawan dari tim Panser. Peramal berkaki delapan itu membuktikan pilihannya tepat. Terutama setelah sundulan Carlos Puyol di menit 73 meluluhlantakan tim Jerman untuk meraih mimpi menjadi juara Piala Dunia keempat kalinya.
Menurut harian De Western Rabu 7 Juli 2010 telah ada sejumlah komentar di Facebook,Twitter agar menyarankan paul harus digoreng, panggang atau berubah menjadi seafood. Lainnya menyarankan segera dilemparkan ke kolam ikan hiu.
Sementara itu di kota Berlin juga ada penonton sangat membenci Paul dan menyanyikan lagu anti gurita. Walaupun demikian tapi setidaknya sekarang ini Paul sang "Gurita Peramal" telah mempertahankan rekor sempurna.(KPS)
Gurita Paul Lunturkan Kekuatan Der Panzer
DURBAN, SP.com — Spanyol berhasil menekuk Jerman pada semifinal Piala Dunia 2010. Ramalan gurita bernama Paul akhirnya melunturkan kekuatan sweter biru milik Pelatih Jerman, Joachim Loew.
Sebelum laga tersebut berlangsung, Paul dan sweter milik Loew menjadi dua hal unik yang menjadi sorotan media massa. Dua-duanya diyakini bisa mendatangkan keberuntungan bagi masing-masing tim.
Paul, gurita yang menjadi penghuni Sea Life di Jerman, bikin geger karena ia memilih Spanyol sebagai pemenang semifinal antara Jerman dan Spanyol. Padahal, gurita berumur dua tahun ini selalu menjagokan "Panser". Ketika Jerman melawan Inggris dan Argentina, misalnya, binatang berkaki tujuh itu selalu memilih makanan dari wadah berbendera Jerman, yang menunjukkan pemenang pada laga-laga tersebut.
Sementara itu, skuad Jerman berharap akan tuah sweter biru milik sang pelatih. Para pembantu Loew meminta sang pelatih agar tidak mencuci baju hangat lengan panjang itu karena hal itu diyakini dapat membawa keberuntungan bagi "Die Mannschaft". Selama tiga kali Loew mengenakannya, "Der Panzer" mengalahkan Australia 4-0, Inggris 4-1, dan Argentina 4-0.
Kekuatan "magis" sweter itu akhirnya luntur oleh "ramalan" Paul. Jerman gagal memperlihatkan serangan balik cepat dan permainan eksplosif. Jerman justru tak mampu keluar dari tekanan. Gawang Jerman koyak oleh sundulan Carles Puyol pada menit ke-73. Tandukan itu pula yang mengantarkan "Matador" ke final. (KPS)
Eropa













Penundaan keberangkatan pesawat karena menunggu kedatangan pejabat dinilai tidak patut. Selain mengganggu kenyamanan penumpang, juga mengganggu jadwal penerbangan...
Ratusan warga Tegal, Jawa Tengah yang tergabung dalam komunitas pedagang martabak di Bali mudik bareng. Pemudik berangkat dengan bus dan...
Pesawat Garuda Jakarta - Solo telat terbang gara-gara harus menunggu rombongan anak Presiden SBY, Edhi Baskoro yang akrab disapa Ibas....